Fotografi Satwa Liar

Pejamkan mata sejenak dan coba visualisasikan seperti apa inti dari fotografi satwa liar. Anda pasti akan melihat gambar singa atau cheetah yang memukau untuk membunuh. Ini karena kelas fotografi ini bertujuan untuk menangkap dan memikat Anda! Jika Anda memiliki hasrat untuk fotografi dan jika Anda menyukai alam, mentah dan tak kenal ampun, memotret satwa liar adalah pilihan ideal untuk Anda. Kunjungi website pingkoweb.com

Ada beberapa faktor kunci tertentu yang akan memainkan peran penting dalam membentuk setiap gambar sekaligus menarik Anda untuk ‘membunuh’.

Anda tidak bisa memilih kamera dan berjalan langsung ke cagar alam berburu untuk menembak binatang buas. Anda harus belajar untuk tidak belajar. Hasilnya, saat diambil dari kamera Anda, akan sangat layak untuk ditunggu meskipun proses pengambilan gambarnya sulit namun mendebarkan.

Ada beberapa perintah yang perlu Anda ikuti dalam fotografi satwa liar dan itu adalah:

1) Pelacakan: Anda perlu mempelajari dan mengembangkan keterampilan yang akan membantu Anda melacak harimau di lahan hutan seluas 100 mil persegi. Pelacakan penting untuk foto yang sempurna dan Anda dapat melakukannya dengan mengikuti jejak kaki, dan kotoran.

2) Kesabaran: kesabaran adalah kebajikan besar dan jika Anda menginginkan gambar yang bagus, Anda harus menunggu. Ingat, Anda berada di wilayah mereka!

3) Kontak Mata: Salah satu aturan penting fotografi di alam liar adalah: jangan pernah mencoba melakukan kontak mata dengan hewan liar yang lebih besar dan lebih berbahaya seperti singa, cheetah, macan tutul, dan bahkan binatang buas lainnya.

4) Waktu: Waktu identik dengan fotografi hewan. Jika Anda tidak berada di sana pada waktu yang tepat maka Anda pasti akan kehilangan kesempatan. Anda dapat mencapai kesempurnaan dalam pengaturan waktu dengan menerapkan teori jam dan tunggu.

5) Kedekatan: Jangan terlalu dekat dengan predator karena perilaku mereka bisa tidak menentu dan berbahaya. Jika Anda menggunakan kamera SLR digital dengan lensa telefoto, Anda bahkan dapat mengambil foto satwa liar dari jarak jauh.

6) Pakaian: Selama fotografi, selalu disarankan untuk memakai pakaian dengan warna tanah daripada kamuflase.

7) Gerakan: Hewan liar merespons gerakan dan bahkan gerakan sekecil apa pun dapat menakuti tipe gugup seperti Rusa dan Zebra. Terkadang, Anda juga harus ‘menguntit’ subjek Anda, karena pemangsa mengintai mangsanya.

Sekarang setelah Anda mengetahui berbagai aspek dalam memotret satwa liar, yang Anda butuhkan hanyalah kamera yang bagus. Kamera apa pun yang menawarkan hal-hal berikut menghasilkan pembelian yang bagus:

Itu harus memberikan penggantian manual dari fungsi otomatis. Kamera harus memiliki fokus otomatis serta opsi fokus manual.

Kamera harus memungkinkan Anda mengatur kecepatan rana dan apertur yang diperlukan.

Itu juga harus memiliki opsi untuk pelepasan jarak jauh mekanis.

Kamera Anda harus memiliki lensa sudut lebar mulai dari 28mm dan dapat mencapai 70mm atau 105mm. Itu juga harus memiliki zoom telefoto antara 70mm dan 100mm dan mampu mencapai 300mm.

Beberapa aksesori lain yang diperlukan adalah filter polarisasi, filter penghangat (81A atau B), filter UV, tudung lensa, dan tas kamera.

Setelah Anda memiliki kamera dan lensa, Anda harus mulai dari halaman belakang untuk merasakannya sebelum mencoba fotografi alam liar yang serius. Jangan lupa untuk menikmati ‘pemotretan’ Anda!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *